AKHI, ADILKAN DUNIA DENGAN MATAMU

 Dear Akhi, seluruh Ikhwan yang merupakan saudara seiman semua muslim dunia.

Sudahkah kalian percaya diri akan kesolehanmu hanya dengan solatmu? Ngajimu? Sedekahmu? Puasamu?

Sudah puaskah kalian dengan sikap-sikap baik kalian pada istri dan anak kalian, dengan dalih meneladani Rasul SAW?

Kalian  pernah terbesit kah, bahwa bisa jadi mata-mata kalian yang bebas itu, bisa membinasakan amal kalian yang kalian banggakan? Sedangkan kalian mengharap istri-istri kalian setia, menjaga seluruh tubuhnya untuk kalian. Apakah kalian teringat pada istri kalian, pada saat mata kalian sedang tertatap fokus pada layar, yang disana menampilkan wanita-wanita dengan pakaian terbuka? Apa kalian sempat mengingat kepayahannya dalam menjaga kesetiannya untukmu?

Wahai  lelaki sahabat masjid, yang dari kalianlah anak-anak lelaki meneladani.

Yang dari perkataan kalianlah, anak-anak meniru mengeluarkan ucapan. Karena kalianlah seorang pengampu teladan, bersama istri kalian. Yaitu istri yang berusaha dengan peluhnya mengabdi pada kalian, sebagai kunci surganya. Kalian tahu, rasa berjilbab itu seperti apa? Bahkan kalian tidak tahan bukan, berlama-lama membiarkan rambut di kepala sedikit menebal ketika telat memotong rambut ke Barber Shop?

Kalian tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya memerangkapkan badan dalam gamis yang panjang untuk menutup aurat, demi mentaati perintah Sang Maha Adil. Wahai lelaki, kalian mesti menghargai itu semua. "Bukankah para muslimah memang berkewajiban untuk itu, untuk mencari ridho Tuhannya? Bukan masalah bila suami menghargai atau tidak."

Diamlah. Enyahkan pemikiranmu itu. Adilkah dirimu bila berfikir dengan sumbu sependek dan sekusut itu? Bukankahkaujuga butuhridho Tuhanmu? Bukankah akal yang tidak adil artinya tidak pantas menjadi pemimpin? Jangan menganggap diri kalian pemimpin bahkan imam, jika kalian tidak berusaha dengan baik memainkan timbangan keadilan dalam keluargamu. Wanita tidak bertabaruj diluar untuk mentaati Tuhannya, dan mereka diwajibkan untuk berhias hanya di depanmu. Artinya hanya kalian, para suami yang diberi hak atas kecantikan mereka. Kalau kalian cerdas, seharusnya tidak perlu ada bantahan lagi, bahwa artinya mata kalian pun hanya sah memandang menikmati keindahan hanya dalam diri istri kalian. Rasa-rasanya tidak perlu lagi dijelaskan disini mengenai dalil yang mengingatkan kalian untuk menjaga pandangan. Terlalu kebangetan bila seorang solih penjaga solat seperti kalian harus ditampilkan dalil disini. Adilkan dunia, dengan matamu, ya Akhi. Beri keadilan dalam rumahtanggamu, dan Allah akan berikan kasih sayangNya untuk kepemimpinanmu. Apa yang antum rasakan bila istri kalian melakukan chat mesum dengan sahabat online nya? Kalian pasti akan menyalakan pijaran mata, terbakar dalam rasa, rasa cemburu, rasa hancurnya harga diri. Padahal, istri kalian dan shabat online nya akan mustahil bertemu dan tidak memungkinkan terjadi perselingkuhan. Tapi itu tak akan menyurutkan mulat-mulatnya api kemarahanmu kalian bukan? Sama dengan matamu. Mata yang bodoh, murahan, yang secara bebas tidak pernah memagari dengan kehati-hatian dalam memandang aurat-aurat wanita yang bertebaran bebas di ponsel mu. Apa bedanya dengan chat mesum istri tadi, ya Akhi? Kalian tidak akan pernah selingkuh dengan wanit-wanita murahan pelacur mata di ponselmu itu, bukan? sama dengan chat mesum istrimu dengan laki-laki fiktif itu. Namun hakekatnya, yang kalian para lelaki lakukan itu, tidak berbeda dengan perselingkuhan fiktif. Matamu berselingkuh, bola matamu berbuat nista, menjalar ke pikiranmu yang mulai mengotor, membusukkan kecerdasanmu dan melumat amal-amalmu. Tidakkah kalian sadari, aurat-aurat haram yang kalian lihat itu akan menghantui kalian menggiring pada kekufuran. Kalian benar-benar keji dan bodoh, seperti tidak mensyukuri pemberian Allah yang halal. Bagaimana jika Allah mencongkel bola mata kalian sebagai sanksi atas keliaran kalian dalam membawa mata kalian? Kalian tidak pernah merasa  beban dan canggung, atau memalingkan pandangan pada waktu perempuan-perempuan murahan di jalanan berjalan dengan hotpant, melewati depan kalian. Bahkan kalian dengan leluasa melihat acara olah raga dengan atlit-atlit wanita didalamnya. Gila kah kalian? Apakah atlit-atlit wanita itu pernah berpakaian syar'i dalam penampilannya? Apakah dengan alasan "Olahraga" lalu membuat semua itu menjadi halal dalam rekaman mata kalian? Membusuklah di neraka bila kalian mengatakan "iya". Wahai lelaki sahabat masjid, kalian belum pantas dibanggakan Allah bila kalian masih lemah dan rapuh dalam mengendalikan pandangan kalian. Istri kalian bila ditanya, tidak akan pernah ridho terhadap semua itu. Di dunia mereka mungkin diam, tidak bisa mengubah kalian. Tapi diamnya mereka, justruakan menjadi keadilan mereka di surga, untuk mengadili semena-mena nya mata kalian.


#Rumahtangga #Rumahtanggasakinah #solat #solatjamaah #solatjamaahtapinontonmesum #menjagapandangan #orangsolehnontonmesum #auratwanita #keluargasakinah #keluargaislam #keluargaislami #pemimpinadil

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wanita, Adilkan Dunia Dengan Bajumu

Dunia adalah siksaan baginya